Post Icon

Takutnya Umar bin Abdul Aziz kepada maut



Sa’id bin Abi ‘Urubah mengatakan, “Bila disebutkan tentang kematian di hadapan Umar bin Abdul Aziz, gemeterlah seluruh persendian tubuhnya.”

Athaa’ juga menceritakan, “Hampir setiap malam, Umar bin Abdul Aziz mengumpulkan para ahli fiqih di kediamannya, lalu mereka saling mengingatkan tentang kematian dan hari kiamat, setelah itu mereka semua menangis seakan-akan di depan mereka sedang ada jenazah.”

Pernah suatu kali Umar bin Abdul Aziz berkata kepada salah seorang teman berbincangnya, “Malam kemarin, semalam suntuk aku tidak dapat tidur, aku terus berpikir.”

“Memikirkan apa, wahai Amirul Mukminin?”tanya temannya itu.

“Tentang kubur dan penghuninya. Sungguh bila engkau melihat mayat setelah tiga hari dari hari dikuburkan, dengan segala keadaan yang terjadi padanya, pasti engkau akan merasa jijik berdekatan dengannya, walaupun sebelumnya, ketika ia masih hidup, engkau menyenanginya. Pada waktu itu engkau juga akan melihat ‘rumah’ yang dipenuhi burung hantu, ulat-ulat keluar di dalamnya, nanah bercampur darah mengalir bersamaan dengan bau yang mulai berubah menjadi busuk. Padahal, sebelumnya ia dalam keadaan bagus, harum, dan pakaiannya bersih.”

Usai mengungkapkan hal itu, Umar menangis sedu-sedan lalu terkulai pingsan tak sadarkan diri. [source: Washaaya wa ‘Izhaat Qiilat fi Aakhiril-Hayat, karya Zuhair Mahmud al-Humawi]

Ada Hikmah Dibalik Musibah

Musibah emang bisa bikin susah. Tapi jangan keterusan bikin hati gundah. Karena ternyata Allah menyiapkan hikmah di baliknya. Tetep don’t worry be happy.

Kalo bisa milih, kagak bakal ada remaja yang sudi menerima bencana. Mana ada dong orang yang mau rumahnya diacak-acak gelombang tsunami, mobilnya digulung tornado, atau orang-orang terkasihnya ditelan gempa tektonik. Kagak bakal ada yang mau, bro!

Manusia itu tipikalnya emang seneng banget dengan yang namanya happyness. Pengennya seneng en bahagia selalu. Jadi mahluk yang namanya musibah kagak didemenin ama banyak orang. Termasuk oleh remaja.

Tapi gimana bisa kita milih? Lha wong tahu-tahu gelombang tsunami udah ada di depan mata. Atau gimana bisa nyelametin rumah kita kalau dalam sekejap mata tanah udah belah karena hentakan gempa tektonik. Hidup itu terkadang emang nggak bisa memilih.

Ujian hidup, Bro!

Kalo kita pikir-pikir, ternyata hidup ini emang ada siklusnya; ada siang ada malam, ada mentari ada simpati eh rembulan maksudnya, dan ada tawa ada duka. Allah Swt. nggak hanya memberikan kesenangan hidup buat umat manusia, tapi juga ngasih sesuatu yang bisa bikin manusia terhenyak lalu bercucuran air mata duka.

Guys, itu semua kata orang-orang alim dan soleh adalah sunnatullah. Sesuatu yang emang udah ditakdirkan oleh Allah sebagai bagian kehidupan yang udah pasti menimpa manusia. Misalnya, ada kelahiran ada juga kematian. Ketika ada bayi yang lahir, orangtuanya kan pasti gembira bin sumringah. Tapi ketika orang yang dikasihi meninggal, pastinya bersedih. Dan ternyata itu terjadi setiap saat dalam kehidupan kita. Nggak ada orang yang bisa menolak kelahiran dan kematian. Semua udah ditakdirkan oleh Allah Swt. FirmanNya: “Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.”(QS Maryam [19]: 35)

Tapi apa iya Allah tega melihat mahlukNya menderita? Pasti tidak, tapi Allah memang selalu ngasih yang namanya ujian hidup buat manusia yang beriman. Kalo ada manusia yang beriman, maka Allah pengen tahu seperti apa sih keimanannya; beneran atau palsu? Tinggi atau rendah? Allah Swt. berfirman: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS al-’Ankabuut [29]: 2)

Ujian yang berupa musibah itu macam-macam bentuknya; mulai dari yang kecil sampe yang gede. Mulai hati yang resah, badan yang cape en pegel-pegel, sampai musibah besar seperti yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah. Termasuk serangan si biadab Israel ke Palestina dan Libanon adalah ujian dari Allah untuk umatNya. Rasulullah saw. bersabda: “Tiada seorang muslim yang menderita kelelahan atau penyakit atau kesusahan hati, bahkan gangguan yang berupa duri melainkan semua kejadian itu akan berupa penebus dosa.” (HR Bukhari, Muslim)

Tapi gimana dong, kan nggak semua orang tahan menghadapi ujian atawa musibah? Jangan khawatir, guys. Semua ujian itu ternyata udah diatur oleh Allah agar sesuai dengan kekuatan iman masing-masing. Allah menjelaskan dalam ayatNya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (QS al-Baqarah [2]: 286)

Nabi saw. bersabda: “Ujian yang paling berat adalah bagi para nabi, kemudian berikutnya dan berikutnya, seseorang diuji (oleh Allah) sesuai kadar agamanya. Maka tidaklah musibah menimpa seseorang sehingga ia berjalan di atas bumi dan tidak ada dosa padanya.” (HR Bukhari)

Pelajaran empati

Orang-orang yang soleh juga mengatakan kalau hal seperti itu adalah cara cerdas dari Allah untuk bikin manusia menikmati hidup. Maksudnya, kalo kita nggak pernah ngalamin yang namanya musibah, kita nggak bakal tahu cara bersyukur nikmat. Contohnya nih, kalo kita nggak pernah sakit gigi, kita mungkin suka lupa betapa nikmatnya punya gigi sehat yang bisa ngunyah makanan kesukaan kita.

Selain itu, dengan adanya bencana yang menimpa manusia, kita diajarkan untuk bisa berempati pada penderitaan orang lain. Turut merasakan derita orang lain, karena kita juga pernah mengalami penderitaan yang serupa. Mereka yang hidupnya selalu hedonis, selalu mikirin dan nyari kesenangan ragawi, rada susah diajak untuk berempati. Pasalnya, hidup abis untuk ngedugem en having fun.

Dalam buku Kebun Hikmah, dikisahkan ada seorang wanita salehah yang gemar bersedekah. Tapi kebiasaannya itu justru ditentang oleh keluarganya. Sampai suatu ketika keluarganya memutuskan untuk tidak memberinya nafkah. Tujuannya memberi pelajaran supaya dia menghargai harta dan tidak banyak bersedekah. Akhirnya ia pun jatuh fakir.

Melihat saudaranya menderita, keluarganya menjadi iba. Akhirnya mereka memberinya lagi nafkah berupa shirmah (unta berjumlah sekitar 20-30 ekor). Suatu ketika datang seorang pengemis yang mengiba-iba. Wanita itu langsung saja memberinya seluruh unta yang diberikan keluarganya karena ia pernah merasakan derita sebagai orang fakir. Subhanallah!

Jadi di balik bencana – sekecil apapun itu – Allah ingin memberikan pesan yang indah; mensyukuri nikmat Allah yang ada dan bisa berempati pada penderitaan orang lain.

Orang kafir nggak?

Pernah nggak kepikiran, kenapa justru bencana sering menimpa orang baik-baik dan beriman, sementara orang-orang kafir justru baek-baek aja?

Hmm, wajar deh ada pertanyaan macam itu. Kalo kita liat betapa susahnya perjuangan dakwah Nabi saw., aduh sedih dan gemes. Ternyata dakwah itu berliku dan penuh kerikil tajam. Sering banget Nabi saw. dan para sahabat mendapatkan intimidasi dan siksaan fisik dari orang-orang kafir. Bahkan sewaktu ke Thaif, beliau mendapatkan serangan batu dari penduduknya. En ternyata, Allah Swt. kemudian memberitahu kepada beliau kalau para nabi dan rasul terdahulu juga mengalami nasib serupa. FirmanNya: “Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.” (QS al-An’aam [6]: 34)

Sementara itu, para pemimpin Quraisy seperti Abu Jahal, Abu Lahab dan Walid bin Mughirah hepi banget menyiksa dan melihat derita kaum muslimin.? Kita juga sering ngeliat banyak orang jahat dan kafir yang hidupnya nampak hepi. Bergelimang harta dan popularitas. Apa kagak salah Allah ngasih itu semua?

Nggak, guys. Sama sekali nggak salah. Di balik pemberian Allah yang nampaknya nikmat, sebetulnya tersembunyi laknat. Allah tuh sengaja memberikan itu semua agar mereka makin terbuai dalam kejahatannya lalu Allah bakal ngebales perbuatan mereka dengan azabNya yang pedih. FirmanNya: “Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasinya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (QS an-Nisaa [4]: 115)

So, saudara-saudaraku yang tengah tertimpa musibah, di mana saja, don’t worry be happy. Di balik aneka musibah itu Allah tengah menyiapkan aneka kebaikan dan pahala yang luaaar biasa, jika kita mau bersabar dan tetap berkeyakinan kalo Allah itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Yakin deh, bro en sis! Yooo weslah yang penting sabar.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon


Ssstt, kamu pasti pada tahu kan tongkrongannya Irfan Bachdim, Justin Bieber, Dude Herlino, Hyun Bin, dan masih banyak deretan nama cowok lainnya. Kata banyak orang, mereka cakep, ganteng, tampan bin kasep. Kok kata orang? Karena apa yang menurut kata orang banyak, belum tentu saya sependapat dengan mereka. Suka-suka donk!

Semua nama tersebut adalah deretan selebritis yang terkenal di bidangnya masing-masing. Dari semua nama tersebut, hanya Irfan Bachdim saja yang background-nya adalah sepak bola. Selebihnya adalah kalangan artis dan bintang sinetron/film. Tak heran, karena bidang ini (baca: entertainment) memang mengharuskan wajah cakep sebagai modal utama bila ingin terkenal.

Kalau yang tak punya wajah cakep, gimana dong? Kalau nekat pingin terkenal di dunia selebritis, tanpa modal cakep dan body seksi maka kamu harus punya kebalikannya. Apaan tuh? Sorry, nggak tega bener sebetulnya mau bilang kalo kebalikan wajah cakep adalah wajah (maaf) ancur. Coba aja kamu perhatikan beberapa seleb yang settingan wajahnya begitu. Mereka selalu mentertawakan diri sendiri dengan banyolan yang intinya pengakuan bahwa wajah mereka sendiri jauh dari harapan (akhirnya bisa nemu padanan kata yg sopan untuk istilah wajah ancur hehehe).

Tapi ngemeng-ngemeng (baca: ngomong-ngomong), apakah wajah cakep atau ganteng itu segitu pentingnya sih buat manusia terutama remaja seusia kamu? Apakah tak ada faktor lain yang bisa dilihat dari seorang cowok selain tampilan fisiknya semata?

Ganteng, penting nggak sih?

Bisa dipastikan hampir 100% dari kamu menjawab PENTING. Biar bagaimanapun, hal pertama yang bakal diperhatikan orang adalah wajah dan penampilan. So pasti, kamu bakal bangga kalo berdampingan dengan cowok cakep dibandingkan dengan cowok jelek. Diajak jalan-jalan oke, dikenalkan ke teman-teman bangga, diajak kondangan bisa nambah PD. Kayaknya asyik banget punya pendamping yang ganteng abis. Ayo, jujur deh.Hehehe…

Masalahnya, definisi ganteng itu yang kayak gimana sih? Apakah yang kayak Irfan Bachdim, Teuku Wisnu, atau siapa pun itu yang biasa nongol di TV karena modal tampangnya dianggap oke punya?

Ternyata ganteng menurut kamu belum tentu sama menurut temanmu. Begitu juga ganteng menurut saya, belum tentu kamu sependapat juga. Jadi sebetulnya, semua cowok itu ganteng, sama kayak semua cewek itu cantik. At least, menurut ibu bapak masing-masing. Coba mana ada ortu yang nyesel punya anak karena wajah anaknya jelek trus malah muji-muji anak tetangga? Kalo pun ada itu ortu yang menghina diri sendiri namanya hehehe…

Back to topic, tentang ganteng tidaknya seorang cowok. Tak ada standar baku rumus kegantengan seseorang itu. Artinya, cakep itu relatif dan jelek itu mutlak hehehe…just kidding. Maksudnya, nggak usah jutek kalo pendapat kalian berbeda satu sama lain untuk menilai kegantengan seorang cowok. Udah deh, yakin aja bahwa cowok yang paling ganteng saat ini adalah bapak kamu. Hayoo…berani nggak kamu bilang bapak kamu nggak ganteng? Ibumu aja sampe kesengsem dan mau nikah kok sama beliau. Iya nggak sih? Sip deh!

Cowok ganteng berikutnya adalah yang jadi suami kamu kelak. Ya iyalah, nggak mungkin banget suami kamu cantik kan? Jadi nggak usah kurang kerjaan sekarang ini dengan membikin tabel kegantengan seseorang. Biarpun ganteng, toh mereka juga nggak kenal sama kamu. Lebih parah lagi adalah apabila ganteng cuma wajah tapi kelakuan naudzubillah. Idih…nggak banget!

Jadi meskipun ganteng itu penting tapi jangan sampai kamu melupakan faktor lain semisal kualitas otak dan akhlak seseorang. Menjadi ganteng tak bisa dipilih, tapi mempunyai otak dan akhlak yang berkualitas itu adalah pilihan yang harus melalui proses tertentu untuk mencapainya. Dan faktor inilah yang lebih pantas mendapat apresiasi dibandingkan wajah rupawan yang tak ada upaya apa pun dilakukan untuk meraihnya.

Ganteng bukan jaminan

Kamu tahu Irfan Bachdim dong ya. Yup, seantero rakyat Indonesia terpesona wajah gantengnya yang kebetulan dikombinasikan dengan skill pintar menggiring bola. Tapi tahukan kamu selera cewek yang menjadi pacar si Irfan ini? Jennifer Kurniawan, pacar si Irfan Bachdim ini berprofesi sebagai model semi telanjang yaitu hanya memakai pakaian dalam.

Ganteng ternyata bukan jaminan untuk melihat kualitas seseorang. Ganteng adalah tampilan fisik yang seringkali mengecoh banyak orang untuk perbuatan buruk di baliknya. Ganteng adalah sebuah anugrah fisik yang sudah ‘given’ alias takdir dari Allah. Seseorang nggak bakal bisa memilih punya wajah cakep seperti Nabi Yusuf misalnya. Apapun kondisi fisik kita, mancung tidaknya hidung kita, memble tidaknya bibir kita, lentik tidaknya bulu mata itu adalah sesuatu yang tidak bisa dipinta. Lagipula tak bakal ada hisab atas diri manusia hanya karena wajahnya nggak ganteng dan hidungnya pesek. Sumpah!

Don’t judge a book by its cover, kata orang bule. Jangan menilai sesuatu hanya dari tampilan luarnya saja, itu terjemahan bebasnya. Orang bertampang jauh dari ganteng, belum tentu hati dan akhlaknya tidak seganteng wajahnya. Begitu juga sebaliknya. Betapa banyak di luar sana, laki-laki yang memanfaatkan kegantengannya untuk menipu para gadis pemuja fisik semata. Si gadis dirayu dengan pesona fisik yang dimilikinya kemudian dinodai dan dicampakkan. So, berhati-hatilah kamu dengan tampilan ganteng namun kelakuan tak seganteng wajahnya itu.

Sis, yang perlu kamu ingat lagi adalah bahwa kegantengan seorang cowok ada masanya. Nggak selamanya terus ganteng dan fisiknya kuat. Ia akan tua, sama seperti manusia lainnya. Tak ada yang abadi. Itu sebabnya, jangan jadi pemuja kegantengan doang. Ok?

Takwa adalah utama

Waktu saya masih ABG dulu (cie…serasa udah uzur nih jadinya hehehe) saya sudah punya standar ganteng tersendiri. Biar kata semua teman bilang si A ganteng, saya bertahan dengan pendapat saya bahwa si B lebih ganteng daripada si A. Itu karena sedari remaja saya tumbuh menjadi sosok yang punya prinsip.

Ganteng menurut saya adalah sosok cowok yang cerdas dan luas wawasannya. Biar kata kayak Justin Bieber, Hyun Bin (di serial Secret Garden) atawa Song Seung-Heon (yang melejit lewat Endless Love), tapi kalo diajak ngomong tulalit, dia jadi nggak ganteng blas di mata saya. Begitu sebaliknya, biar kata dia punya muka second, tapi kalo tuh cowok cerdas, luas wawasan, aktif organisasi, baik, suka menolong, prilaku sopan dan terpuji, maka cowok kayak gini yang jauh lebih oke dibandingkan yang pertama tadi. Seiring pemahaman Islam yang makin bagus, saya punya syarat mutlak bagi cowok untuk dibilang ganteng. Apakah itu? Yaitu nurut sama Allah dan RasulNya alias bertakwa.

Allah Swt. berfirman (yang artinya): “Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu.” (QS al-Baqarah [2]: 221)

Udah deh, nurut sama petunjuk Allah ini dijamin bahagia dunia akhirat. Betapa banyak mereka yang mempunyai pendamping berwajah rupawan tapi keluarganya malah hancur berantakan. Inilah akibatnya apabila sebuah amal tidak dilandasi dengan ketakwaan tapi hanya berdasar hawa nafsu semata.

Nah, karena kamu-kamu sekarang masih sibuk sekolah nggak usah sok sibuk mikirin cowok ganteng. Belajar aja yang rajin karena jodoh sudah ada yang ngatur. Kalo untuk urusan ngefans, pilih sosok yang emang pantas untuk diidolakan. Di dalam Sunan Abu Dawud kitab al-Libas, diceritakan dari Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah saw. memperingatkan: “Mann tasyabbaha biqauminn fahuwa minhum.” “Barangsiapa menyerupai suatu kaum berarti termasuk bagian mereka.”

Oya, menyerupai di sini artinya mengikuti berbagai hal dari kaum tersebut, termasuk dalam mengidolakannya. Males banget kan kalo ternyata kamu salah memilih idola terus idolamu itu masuk neraka dan kamu ikut nyebur ke dalamnya. Hiii..nggak keren jadinya!

Takwa adalah standar setiap muslim dan mukmin yang memang peduli terhadap urusan dirinya baik dunia dan akhiratnya. Nggak asal ikut-ikutan saja tanpa tahu kenapa ngefans sama si ini dan si itu. Karena sungguh, setiap amal baik itu perbuatan ataupun perkataan dan yang terbersit di dalam hati manusia, semua akan dimintai pertanggungjawaban nanti di hadapan Allah Ta’ala.

Energi masa mudamu lebih baik disalurkan untuk hal-hal yang jauh lebih berguna daripada ngefans sama sosok-sosok ganteng tapi nggak jelas kualitas otak, akhlak, apalagi imannya. Misalnya saja, kalo pun mau cari idola, cobalah ngefans sama pejuang di Palestina sana yang berusaha mengusir Israel penjajah. Ngefans dengan mereka yang getol beramar makruf nahi mungkar demi tegaknya Islam di muka bumi. Dan tentunya ngefans di atas semua itu ditujukan pada Rasulullah Muhammad saw. dan seluruh keluarga dan para sahabatnya. Dijamin surga semua tuh. Insya Allah. Nggak rugi pokoknya kalo kamu ngefans sama sosok yang tepat seperti itu. Itu sebabnya, ati-ati pilih idola dan orang yang dijadikan fans kita ya.

Jadi, mulai sekarang jatuhkan pilihanmu pada pilihan yang tepat bin benar ya. Lebih baik memilih ganteng tapi bertakwa daripada sudahlah tak ganteng tak bertakwa pula. Aduh…rugi kuadrat tuh. Intinya, faktor takwa harus menjadi prioritas dibandingkan kegantengan ketika kamu ngefans pada seseorang atau memilih pendamping hidup kelak. Muslimah smart, so pasti tak akan salah pilih. Pasti itu!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Ketika Kau Sudah Memilih, Jangan Menyerah dan Surut Langkah


“Ketika kau sudah memilih, konsistenlah. Karena dari situlah kunci kesuksesanmu bermula. Bila kau mudah menyerah dan surut langkah, maka jangan pernah bermimpi tuk menjadi sang juara”

Sobat, hidup ini adalah pilihan. Di dalam pilihan ini, akan bertebaran banyak pilihan kehidupan lainnya. Jangan bingung ya. Kamu mau sekolah atau tidak, itu pilihan. Mau bolos apa mau rajin belajar, juga pilihan. Intinya, setiap pilihan selalu mengundang resiko dan tanggung jawab masing-masing Pilihan untuk sekolah, maka kamu harus rajin belajar. Pilihan untuk suka membolos, resikonya kamu ketinggalan pelajaran dan bisa tidak naik kelas.

Tak ada yang bisa disalahkan dalam hal ini kecuali dirimu sendiri. Tak pantas bila hujatan dan kesalahan kamu timpakan pada pihak lain padahal masalah sebenarnya ada pada diri sendiri. Tak layak pula bila kamu menganggap remeh orang yang berusaha mengingatkanmu padahal sesungguhnya mereka peduli.
Sobat, janganlah bersikap kekanakan. Usia remaja bukan alasan untuk plin-plan dan mengingkari hasil pilihan sendiri. Kamu telah dewasa. Mau tidak mau kamu telah tumbuh menjadi sosok yang berbeda dari sebelumnya.

Bahkan Islam sendiri tak mengenal kata remaja, yang ada hanyalah anak-anak dan dewasa. Batas dari kedua dunia itu hanyalah sepercik darah haid dari perempuan dan mimpi basah pada laki-laki. Dan batas inilah yang membedakan apakah seseorang terkena taklif syara’ ataukah tidak.
Hidup tak selamanya mulus. Begitupun dengan pilihan yang telah kau ambil. Selalu ada batu kerikil yang mencoba menghalangi langkahmu untuk meraih tujuan. Jangan menyerah! Yang namanya batu kerikil itu kecil. Jiwamu yang besar pasti akan mampu meminggirkan si kerikil dari jalan cita-citamu. Jangan cengeng! Sungguh malu sekali bila hanya dengan sebutir kerikil kamu memutuskan surut langkah dan berputar mencari jalan lain yang masih belum jelas arah dan tujuannya.

Jadilah seseorang yang berjiwa besar dan bertanggung jawab terhadap setiap pilihan hidup yang diambil. Fokuslah pada cita-cita semula seolah semua siap di depan mata sehingga membuatmu bergegas langkah. Sakit sedikit dalam perjalanan, itu adalah bumbu penyedap yang nantinya akan terasa nikmat ketika kamu telah tiba di tempat.

Yakinlah, akan ada masanya ketika kamu mentertawakan saat ini di mana kamu teruji dengan batu kerikil kecil namun seolah-olah batu gunung sebesar rumah yang datang menimpa.
Kamu pasti bisa! Bila bukan dirimu yang yakin dengan dirinya sendiri, lalu siapa lagi yang bisa meyakinkannya? Ayo bangkitlah! Jangan sampai nanti kamu berada di satu titik, meratapi saat-saat ini yang kan menjadi masa lalu, dan kemudian menyesali mengapa mengambil langkah keliru. Ingatlah kata-kata yang entah kudapat darimana bahwa apa yang tidak membuatmu mati, maka yakinlah itu akan semakin menguatkan dirimu. Yakin saja

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Kebahagiaan adalah Karunia Ilahi


Karunia terindah dalam hidup adalah kebahagian mengenal Allah dan utusannya beserta ajarannya. Setiap orang menginginkan kebahagiaan dalam fitroh dan lingkungan keluarga,anak-anak dan tetangga. Tetapi jika kebahagiaan tersebut tidak diiringi dengan agama maka hampa terasa dalam dada. Sungguh pemandangan yang indah jika disetiap sudut rumah terlihat karunia Allah yang maha kasih dan sayang.

Maka, hari ini tersenyumlah karena sesungguhnya Allah mencintaimu dengan memberikan karunia islam yang didalamnya terdapat berbagai prinsip2 dari segala kebahagiaan.

Ucapkanlah syukur dan bersujudlah kepada Allah dan hendaklah meminta maaf kepada ibumu dengan rasa ihlas dan pengharapan karena sesungguhnya ibu adalah inspirasi dan yang telah mendidik untuk selalu tetap teguh dalam mencari ilmu sebagai jalan menuju karunia Allah swt.

Ketahuilah kehidupan didalam diri adalah hari ini, Maka janganlah menyibukkan diri mengenang masa lalu,mengangan-angan masa yang akan datang dan mengandai-andai kehidupan didunia dengan harta dan kekayaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Aku Dan Robbku


“Ingatlah Allah dimanapun engkau berada” saya kurang tahu kalimat tersebut Nas Alquran atau hadist Rasulullah swt karena begitu saja terlintas dalam anganku. Tetapi yang terpenting adalah makna yang terkandung didalamnya yang menghimbau saya dan keluarga untuk selalu mengingat Allah dzat yang menciptakan jasad dan ruh dimanapun berpijak dan kapanpun mata dan hati mengingat.

Saya juga mendengar hadist dari seorang ustad kondang disalah satu stasiun tv “Basahilah lidahmu dengan dzkir” saya sering mendengar hadis tersebut tapi untuk mengucapkan dzikir sungguh sangat berat padahal pahala mengingat Allah dengan berdzikir pahalanya sangat besar dan tiada terkira.

Sebaik-baik dzikir adalah “Laaaaaailaaahailaaallah” sungguh balsan apa yang saya terima jika saya mengucapkan 3x dalam sehari yang pasti bukan uang, kekayaan atau duniawi Tetapi catatan pahala disisi Robbul Izzati melebihi isi dunia ini…

Akupun berfikir jika aku selalu mengingat Allah dengan berdzikir dimanapun berada aku tak dapat membayangkan pahala yang seabrek –abrek, melimpah dan apa yang terjadi jika pahala tersebut diletakkan di bumi. Dalam suatu riwayat dikatakan “Bumi akan menangis tidak kuat menahan beratnya dan gunung2 akan hancur menahan besarnya pahala” Aduhaii Allah betapa engkau memuliakan dan memudahkan hambaMU untuk mencari ridhaMU.

Terkadang saya jenuh dengan kehidupan ini, perilaku manusia yang semprawood, dunia yang gonjang-ganjing, dan tetebengeknya..Saya masih mencari secerca harapan barang kali ditengah telaga masih tersimpan keindahan, ketenanagan batin untuk menguatkan hati ini selalu dan selalu berdzikir.

Disisi lain aku ingat mati dengan jasat tak bernyawa tak berarti, tak berdaya, tak berguna, tak ada henti-hentinya ruh menangis takut,sedih karena tiada bekal kebaikan amal sholeh.

Jika yang demikian terjadi pada diri saya…..

Sungguh amat rugi hidup ini

Tiada amal tiada keindahan

Tiada surga neraka sudah di depan mata.

Para malaikat pasti menghina

Karena hidup ini tak berarti..

Robby….sekiranya bulan ramadhan ini engkau telah mengampuni semua dosa2dosaku, aku ingin kembali menjalani kehidupan sesuai syareatmu Robbyy..

Robby..biarkan aku menjadi milikMu selamanya, Menyatu dalam firman-firmanMU.

Ipunk..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Ketika Kita Harus Berpisah


Setiap hari kita selalu merasakan pertemuan dan perpisahan. Bertemu dengan keluarga, tetangga, rekan kerja, maupun dengan orang-orang yang belum kita kenal sebelumnya. Pertemuan rutin ini, diakhiri dengan perpisahan rutin pula. Dalam keluarga misalnya, dengan masing-masing aktifitas yang berbeda antar anggota keluarga, ada saatnya mereka pergi keluar rumah dengan tempat tujuan berbeda yang mengharuskan mereka harus berpisah. Setelah itu mereka bertemu dalam kumpulan keluarga kembali.

Begitulah perpisahan antar anggota keluarga selalu kita rasakan setiap kala. Demikian pula halnya dengan rekan kerja, setiap hari kita merasakan pertemuan dan perpisahan itu, pagi dan senja.

Berpisah memang merupakan satu yang pasti dialami oleh setiap manusia yang pernah bertemu. Bagai dua kutub berlawanan, pertemuan mengharuskan adanya perpisahan maupun sebailknya.

Pada dasarnya ketika seseorang saling bertemu baik secara individu maupun kolektif, maka ketika itu mereka mesti menyadari sejak awal bahwa mereka akan berpisah entah kapan, baik untuk sementara maupun selamanya sepapahit apapun dirasa.

Berpisah bisa secara rutin, untuk jangka waktu dekat, bisa juga untuk jangka waktu yang cukup lama bahkan bisa jadi perpisahan selamanya. Illustrasi di atas adalah contoh jenis perpisahan yang pertama yakni perpisahan rutin atau berkala. Perpisahan dalam waktu yang cukup lama misalnya perpisahan seseorang dengan rekan studi setelah kelulusannya, perpisahan antar rekan kerja setelah keluarnya, dan lain sebagainya.

Perpisahan untuk jangka waktu yang lama misalnya ketika seseorang maninggalkan kita berpindah menuju alam barunya (alam qubur –red). Perpisahan untuk jangka waktu selamanya adalah perpisahan hakiki antara kebenaran dan kebathilan, antara keimanan dan kekufuran, antara tauhid dan syirik. Secara hakiki, keduanya tidak mungkin bertemu untuk selamanya. Sebab, keduanya adalah perpisahan antara kebahagiaan dan kesedihan.

Keadaan ini menuntut pelakunya berpisah untuk selamanya. Di akhirat kelak, mereka juga tidak pernah bertemu lagi kecuali dialog-dialog singkat kesenangan dan penyesalan antara penghuni surga dan neraka. Alloh SWT menggambarkan dialog singkat itu, di antaranya:

Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): 'Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami janjikankepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?' Mereka (penduduk neraka) menjawab: 'Betul'. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: 'Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang lalim, (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat.'

Penghuni neraka menyeru penghuni surga:


'Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizekikan Allah kepadamu'. Mereka (penghuni surga) menjawab: 'Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir, (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka'. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

Salam

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Aku Kembali PadaMU Yaa Robby

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwa Nabi bersabda:

"Setiap amal yang dilakukan anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta'ala berfirman, 'Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang langsung membalasnya. la telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena-Ku.' Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada aroma kesturi."

Betapa indahnya hadis Rasulullah saw yang mengabarkan kenikmatan bagi orang2 yang berpuasa dengan balasan pahala yang tiada terkira langsung dari Allah Azza Wajalla. Dari itulah kenikmatan yang maha dahsyat yang terbaik dari beberapa bulan yang patut kita pelihara dengan beribadah sebagai bagian dari menegakkan kalituallah.

Allah swt telah menjanjikan barang siapa yang berpuasa dengan mengharap keridhoaan semata, maka balasan pahala yang tiada terhitung langsung diberikan oleh Allah kepada hambanya. Sungguh kemuliann yang tinggi bagi ummat Muhammad. Puasa bukan hanya menahan makan,minum, syahwat tetapi puasa adalah kembalinya ruh jiwa kita di sisi Allah, agar supaya ummat islam mengapdikan diri kepada yang maha pencipta dan keihlasan dalam beribadah adalah kunci membersihkan hati dan fikiran dari hal2 yang merusak iman.

Dengan Ramadhan ini marilah kita menundukkan pandangan menata hati selembut sutra untuk berbagi bersama dalam keimanan dan ketaqwaan. Tersenyum dan selalu membasahi bibir dengan kalimat2 Allah yang senantiasa menenangkan dan menentramkan jiwa. Hanya itulah yang dapat kita kerjakan untuk memperbaiki diri dari segala dosa dan fitnah. Dari segala kehinaan dan kemungkaran dan dari kelalaian dan pengabaiaan.

Saudaraku seiman yang hari ini menjalankan puasa pertama kali semoga puasa ini menjadikan diri dan keluarga terhindar dari api neraka dan fitnah2 dunia .

Jakarta Ramadhan 1431 H.

Salam…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

HARIMU ADALAH HARI INI


Berserah Diri Kepada Allah swt

Begitu bahagia ketika dirimu terbangun dari tidur pagi dan engkau tidak melupakan apa yang harus engkau kerjakan. Tersenyumlah....karena malikat-malaikat menyambutmu dengan mesra dan batinmu begitu riang saat adzan subuh dikumandangkan.

Wahai saudariku...berserah dirilah kepada dzat yang menciptakan karena dirimu akan milihat fenomena hidup yang sebenarnya jauh dari apa yang telah engkau fikirkan kemarin, yang munkin telah engkau catat dalam buku harianmu mulai engkau terbangun dari tidur hingga dirimu tidur kembali. Sungguh hari ini akan berbeda dari kemarin.

Hanya kekuasaan-Nya hari ini akan berubah bahkan jauh diluar akal manusia. Saudariku....yang beriman, Allah maha tau atas hamba-hambanya yang beriman maka diwaktu pertamamu sucikanlah nama Tuhanmu yang maha tinggi yang menciptakan waktu dan yang maha pemberi petunjuk.

Saudariku....berserah diri itu indah karena apa yang akan kita lakukan telah tertulis dengan tinta emas di lauhil mahfudz.

Saudariku....berserah diri adalah kesabaran dan kesabaran itu laksana pejuang yang gagah perkasa dan yakin menang yang bisa kita jadikan sebagai senjata melawan hawa nafsu dan kemudhorotan yang tiada guna.

Katakanlah pada hatimu jika waktu pertamamu menjadi gundah gulana maka hendaklah bersujut memohon ampuh dari segala dosa.
Bertasbihlah sesungguhnya yang demikian itu bisa meringankan beban difikiranmu dan buktikan bahwa kekuatan lafad tasbih akan membawamu pada jalan kebaikan. Karena sesungguhnya para malaikat bertasbih kepada Allah dan mendoakan orang-orang mukmin.

(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan): "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala . (QS.Al-Mu’min :7)


Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam syurga 'Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS.Al-Mu’min :8)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Tips Puasa Bagi Yang Punya “Masalah” Kesehatan

Puasa dapat memberikan manfaat pada kesehatan, bahkan mampu mengendalikan berbagai penyakit.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa banyak keuntungan yang diperoleh tubuh, yang tidak didapat ketika manusia sedang tidak menjalani puasa. Puasa merupakan upaya mengembalikan kekuatan badan, meningkatkan kesehatan dan memperbarui sel-sel tubuh.

Walaupun puasa mempunyai manfaat bagi kesehatan, tidak sedikit orang merasa khawatir menjalankannya. Apalagi bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan. Misalkan, maag, diabetes alias kencing manis, sakit jantung, dan lain-lain. Lalu bagaimana cara mengatasinya ?

Sakit Maag Boleh Puasa

Sakit maag merupakan gangguan pada lambung yang disebabkan oleh tidak terkontrolnya produksi asam lambung. Gejalanya, lambung terasa perih terutama jika terlambat makan perut terasa kembung, sering bersendawa, mual, dan kadang pula diikuti muntah.

Asam lambung seringkali naik sampai ke mulut, sehingga mulut terasa asam, namun tidak selalu demikian. Pada penderita sakit maag yang parah, bahkan dapat menyebabkan pingsan. Jika sakit maag tidak segera diatasi, akan timbul gangguan kesehatan lain yang lebih parah, antara lain lambung menjadi luka yang disebut tukak lambung.

Pemicu sakit maag bisa pula dari faktor psikis atau emosional. Kesibukan yang tinggi, beban kerja meningkat membuat orang jadi stres. Kondisi ini juga dapat menyebabkan peningkatan asam lambung dan mengikis lapisan lambung (mukosa). Sehingga akhinya menimbulkan rasa perih atau sering kita sebut sakit maag.

Sekitar 80 persen penderita sakit maag (dispepsia) boleh berpuasa. Meskipun begitu kadangkala masih ada pertanyaan yang terlontar, apakah orang yang mengalami sakit maag boleh berpuasa?

Menurut Dr Ari Fahrial Syam SpPD MMB, dari Sub Bagian Gastroenterologi FKUI-RSiJPN Cipto Mangunkusumo, dalam acara “Manajemen Puasa pada Pasien Dispepsia” beberapa waktu lalu, pada prinsipnya secara umum penderita maag boleh berpuasa. Akan tetapi harus tetap diperhatikan, terutama bagi mereka yang menderita maag dengan gejala seperti berat badan turun, anemia, muntah-muntah, kuning dan terdapat massa di ulu hati.

Jika mendapatkan gejala seperti itu, sebaiknya penderita melakukan endoskopi dulu untuk mengetahui penyebab sakit maag tersebut. Sebab lanjut Dr. Ari, penderita maag dalam keadaan akut, misalnya, mengalami muntah-muntah yang hebat bahkan terjadi perdarahan saluran cerna bagian atas. Nah, dalam keadaan seperti itu, pasien tersebut tidak dianjurkan berpuasa.

Atur Strategi Makan

Ada strategi dalam pengaturan makanan sehingga tidak memperberat sakit maag. Konsep makan bagi penderita sakit maag adalah makan dengan sering dan sedikit-sedikit. Namun di saat berpuasa, upaya paling efektif adalah dengan menghindari jenis makanan di atas.

Menurut Dr Ari Fahrial Syam Sp.PD MMB, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari penderita sakit maag saat berbuka atau sahur. Jenis makanan tersebut adalah:

  1. Makanan yang mengandung banyak gas seperti lemak, sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, dan minuman bersoda.
  2. Makanan yang merangsang pengeluaran asam lambung, seperti kopi dan minuman beralkohol.
  3. Makanan yang sulit dicerna dan dapat memperlambat pengosongan lambung. Karena hat ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhimya dapat meningkatkan asam lambung, seperti makanan berlemak, kue tart, serta keju.
  4. Makanan yang merusak dinding lambung seperti cuka dan pedas, merica dan bumbu yang merangsang.

Diabetes Boleh Puasa

Sama halnya dengan penderita maag. Penderita diabetes mellitus atau kencing manis kerap bertanya, apakah boleh berpuasa? Nah, menurut Dr. Ariswibudi, Sp.PD, dari RS Gatot Subroto, dalam media briefing “Diabetes dan Puasa”, menjalankan ibadah puasa bagi penderita diabetes melitus (DM) atau kencing manis bukan persoalan mudah. Ada kiat tersendiri agar gula darah tidak melorot saat berpuasa.

Ada syarat seorang penderita diabetes melitus (DM) bisa berpuasa, jelas Ari wibudi. Pertama, glukosa darah puasa tidak boleh lebih dari 200 mg/dl. Mengapa? Karena bila kadar glukosa. darah tinggi, tetapi tubuh tidak memiliki cadangan glikogen, maka akan mengambil dan lemak. Nah, lemak yang dibakar akan meningkatkan keasaman darah, yang pada akhirnya muncul komplikasi.

“Bagi penderita diabetes, hipoglikemi atau kekurangan kadar gala dalam darah jauh lebih berbahaya daripada hiperglikemi atau kelebihan. Karena itu, waspadai gejala khas hipoglikemi yang dapat menyebabkan ketidaksadaran bagi penderitanya seperti lemas, keringat dingin, gemetar, clan posing. Begitu mendapati gejala itu, pada pasien diminta untuk segera berbuka dengan langsung mmum yang manis atau makan gala,” katanya.

Syarat lain, adalah jika penderita DM menggunakan obat yang diminum. Penderita DM sebaiknya meminta pada dokter untuk dibuat khusus obat yang memiliki dosis paling besar bisa dikonsumsi saat berbuka. Sedangkan dosis paling kecil diminum saat bersahur.

“Mengapa dosis paling besar dikonsumsi saat berbuka, karena biasanya pasien suka lupa akan dietnya. Sehingga mereka makan lebih banyak, Itulah alasan mengapa obat-obatan sangat diperlukan saat berbuka,” tuturnya.

Makan yang Manis Dulu

Bagi penderita diabetes, Dr. Ariswibudi menyarankan makan sahur di akhir waktu dini segera konsumsi minuman manis segera saat berbuka, kurangi aktivitas fisik dan berolahraga ringan di waktu malam.

“Waktu berbuka puasa jangan makan sebanyak-banyak atau jadi tempat balas dendam. Sebaiknya, makan perlahan saja, sehingga ada waktu bagi perut untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak,” katanya.

Ditambahkannya, saat berbuka puasa penderita diabetes sebaiknya meminum teh hangat. Tujuannya, agar kalori yang masuk kedalam tubuh tidak terlalu tinggi. Kenapa? “Karena saat puasa aktivitas metabolisme tubuh berkurang. Untuk membatalkan puasa cukup dengan satu sendok gula ditambah dengan air hangat. Kemudian awali makan dengan memakan sayuran atau buah-buahan yang banyak mengandung air, seperti pepaya, belimbing, melon, semangka, kemudian baru makan nasi dengan lauk pauknya,” kata Dr. Ariswibudi.

Bagi pasien DM yang menggunakan insulin, kata dia, berpuasa agak sulit, terlebih pada pasien yang memiliki ketergantungan pada insulin. Hal itu dikarenakan cara kerja insulin bermacam-macam, ada yang lambat, sedang atau cepat, dengan jangka waktu berkisar 58 jam. Diabetes adalah penyakit ketika tubuh terlalu sedikit atau sama sekali tidak bisa memproduksi insulin.

Diabetes dapat pula terjadi karena insulin tidak dapat bekerja secara optimal. Hal itu disebabkan ketidakpekaan insulin hormon yang diproduksi kelenjar pankreas untuk mengatur kadar glukosa darah. Sedikitnya produksi insulin dan tidak pekanya insulin ditandai dengan meningkatnya kadar gala darah. Karena glukosa dari makanan tertimbun di dalam darah dan tidak mengalami proses selanjutnya.

Tanda bahaya

Segeralah membatalkan puasa jika terjadi hipoglikemi. Tanda-tanda telah terjadinya hipoglikemi yang dapat diamati di antaranya adalah tampak gelisah, berkeringat dingin, bingung, gemetar, berdebar-debar, kesemutan pada lidah atau bibir dan penglihatan ganda.

Bila dibiarkan berlanjut, dapat terjadi kejang-kejang sampai penurunan kesadaran. Biasanya hipoglikemi terjadi pada sore hari, saat menjelang berbuka puasa. Sebagai makanan pembatal puasa, sebaiknya dipilih makanan atau minuman yang manis seperti sirup, buah kurma, kolak, dan sebagainya. Setelah itu, baru menyantap makanan lengkap.

Penurunan kesadaran bahkan hingga tahap koma juga dapat terjadi pada keadaan hiperglikemi yang biasanya terjadi setelah berbuka puasa. Segeralah mencari pertolongan ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat. Karena pada kondisi seperti itu diperlukan intervensi medis untuk menurunkan kadar gula darah, yang tentunya tidak dapat dilakukan oleh orang awam.

PJK Aman Puasa

Lalu, bagaimana bagi penderita penyakit jantung koroner (PJK)? Apakah penderita PJK bisa berpuasa?

Menurut Dr. M. Yamin, SpJP, dari RS Mitra Keluarga Kelapa Gading (RSMKKG) Jakarta, puasa aman bagi penderita penyakit jantung koroner. Perlu diketahui penyakit jantung koroner merupakan suatu keadaan penyumbatan pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung atau pembuluh koroner. Penyumbatan biasanya disebabkan oleh proses penimbunan lemak atau aterosklerosis. Dan, faktor yang mempermudah atau risiko penyakit jantung koroner adalah hipertensi, merokok, diabetes, kolesterol tinggi, dan kegemukan.

Oleh karena penyebab PJK adalah penimbunan lemak, maka tidak berlebihan bila penderitanya melakukan puasa. Sebab ada beberapa pengaruh puasa terhadap sistem jantung dan pembuluh darah. Pengaruh yang pertama adalah asupan lemak atau kolesterol dan karbohidrat berkurang. Sehingga perburukan proses aterosklerosis berkurang, terutama pada penderita diabetes.

Selain itu pengaruh puasa bisa pula menjadi pengontrol aspek emosi atau kecemasan, kemarahan, sehingga mengurangi lonjakan tekanan darah yang mendadak dan denyut nadi yang berlebih. Akibatnya, tentu saja mengurangi beban kerja jantung.

Tetap Konsumsi Obat

Meskipun penderita penyakit jantung koroner aman untuk berpuasa, tidak berarti masalah mengonsumsi makanan dan obat diabaikan. Kebanyakan para penderita penyakit jantung koroner memiliki kesalahpahaman dalam pola makan.

Artinya, penderita beranggapan bahwa saat buka dan sahur bisa bebas makan. Kemudian obat kolesterol tidak perlu diminum karena sudah berpuasa. Bila minum obat kolesterol maka makanan tidak perlu dijaga. Orang kurus kadar kolesterol lebih rendah daripada orang gemuk.

Sedangkan untuk mengonsumsi obat, ada beberapa kiat minum obat bagi penderita penyakit jantung koroner. Misal aspirin, sebaiknya diminum setelah berbuka puasa sebelum makan besar. Kemudian jenis obat nitrate, sebaiknya pilih golongan dengan masa kerja panjang dan dosis tunggal.

Begitu juga dengan obat penurun kolesterol, sebaiknya diminum malam hari saat berbuka puasa atau mau tidur. Sedangkan untuk obat antihipertensi yang untuk golongan diuretik (yang mengeluarkan kencing) dihindari atau diminum saat berbuka untuk mencegah dehidrasi. Untuk jenis yang lain diminum saat sahur. Jika memungkinkan mendapatkan dosis sekali sehari.

Nah, bagi Anda yang memiliki masalah kesehatan seperti di atas dan ingin tetap menjalankan kewajiban puasa di bulan suci Ramadhan ini, semoga tips di atas bermanfaat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Mengatasi Emosi Saat Kehamilan


Saat kehamilan, hormon wanita akan mengalami pasang surut yang sangat tajam. Jika PMS (Pre Menstrual Syndrome) yang terjadi setiap sebelum wanita mendapatkan siklus menstruasi setiap bulan sudah bisa membuat emosi wanita berubah-ubah, apalagi ketika saat hamil? Apa yang bisa dilakukan untuk menjaga agar emosi si ibu tidak terlalu mencolok dan meledak-ledak?

Menurut Susan Warhus M.D., pengarang buku Darn Good Advice: Pregnancy mengatakan, dalam masa kehamilan, tubuh mengalami perubahan yang sangat signifikan, begitu pula emosi. Adalah hal yang umum saat hamil seorang ibu merasakan perubahan perasaan yang sangat beragam. Dari perasaan takut hingga sedih, hingga senang hanya dalam jarak waktu beberapa menit saja. Ketika keriaan kehamilan mulai mengena pada ibu hamil, hidup akan mulai terasa seperti wahana roller coaster.

Kenyataan bahwa si ibu akan membawa kehidupan baru ke dalam dunia membangunkan semacam kekhawatiran dan ketakutan tersendiri di dalam dirinya. Pertanyaan-pertanyaan pun mulai berkelebat di dalam benaknya; Apakah saya mampu menjadi seorang ibu yang baik? Apa yang akan terjadi pada hubungan saya dan pasangan? Bagaimana dengan kehidupan romantisme dan seksual nantinya? Apakah ukuran tubuh saya akan seperti ini terus? Bagaimana dengan karier saya? Apakah saya akan berubah menjadi seperti ibu saya atau ibu si dia?

Menurut Susan, memahami efek kehamilan dalam pola pikir seseorang akan membantu Anda mengatur perubahan emosi. Akan lebih baik pula jika si ibu mengetahui bahwa tekanan emosional tidak memiliki efek negatif pada kondisi kehamilan. Pertumbuhan janin di dalam rahim akan cukup kuat dan sehat asalkan terus dipantau, dijaga, dan dipenuhi kebutuhannya. Meski memang kalangan kesehatan mengetahui, bahwa stres bisa tetap mempengaruhi si ibu hamil dan janinnya, namun belum ada indikator pastinya. Kalangan kesehatan saat ini hanya mengetahui bahwa stres bisa meningkatkan detak jantung dan sang janin bisa merasakan perubahan ini.

Yang mesti diwaspadakan bukanlah stresnya, tapi apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasi stres tersebut. Apakah Anda akan melakukan hal-hal yang tak sehat untuk si bayi, misal, mengkonsumsi makanan tidak sehat, dan sebagainya. Supaya tidak membahayakan diri dan kehamilannya, berikut adalah strategi-strategi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa kegelisahan saat kehamilan:

Memahami bahwa apa yang Anda rasa adalah normal.

  • Percaya pada emosi dan tingkatkan kepercayaan pada diri sendiri.
  • Usahakan untuk terus berkomunikasi dengan pasangan.
  • Dapatkan dukungan dari teman, keluarga, dokter, atau komunitas lainnya.
  • Jangan mencoba menjadi pahlawan dalam hal apa pun. Cukup lakukan yang terbaik, dan selalu prioritaskan kesehatan Anda dan janin.
  • Perbanyak pengetahuan tentang apa yang terjadi pada tubuh Anda, dan persenjatai diri Anda dengan mengetahui kemungkinan apa yang akan terjadi di depan nanti.
  • Ikuti latihan-latihan relaksasi, seperti yoga dan meditasi.
  • Lepaskan tekanan dengan melakukan latihan yang aman tapi tetap enerjik, seperti berjalan, berenang, dan berdansa kecil.
  • Dengarkan lagu favorit atau membaca buku-buku inspiratif.
  • Jika memungkinkan, coba cari spa yang menawarkan pijatan khusus untuk ibu hamil.
  • Berendam dalam air hangat selama air ketuban belum pecah masih dianggap aman. Jika memungkinkan, cobalah untuk berendam dalam air hangat untuk melepaskan ketegangan.
  • Pelajari teknik relaksasi lewat buku atau dengan mengambil kelas-kelas khusus.
  • Konsumsi makanan seimbang dan bernutrisi.
  • Simpan dan catat kegiatan-kegiatan harian di dalam buku harian.
  • Manjakan diri dengan makanan-makanan yang menyenangkan, seperti es krim atau cokelat berkualitas tinggi.
  • Jika Anda masih merasakan rasa sendu tak menentu selama kehamilan, ada baiknya Anda menemui dokter khusus untuk mendapatkan perawatan tepat.

Sumber Kompas Author: NAD Editor: NF



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS